Ubud Bali merupakan kecamatan di kabupaten Gianyar bisa ditempuh dalam 45 menit perjalanan dari denpasar atau berjarak kurang lebih 30 km.

Ubud terutama terkenal diantara para wisatawan mancanegara karena terletak di antara sawah dan hutan yang berjurang-jurang yang membuat pemandangan alam sangat indah. Selain itu, Ubud dikenal karena seni dan budaya yang berkembang sangat pesat dan maju. Denyut nadi kehidupan masyarakat Ubud tidak bisa dilepaskan dari kesenian. Di sini banyak pula terdapat galeri-galeri seni, serta arena pertunjukan musik dan tari yang digelar setiap malam secara bergantian di segala penjuru desa.

Sudah sejak tahun 1920-an, Ubud terkenal di antara wisatawan barat. Kala itu pelukis Jerman; Walter Spies dan pelukis Belanda; Rudolf Bonnet menetap di sana. Mereka dibantu oleh Tjokorda Gde Agung Sukawati, dari Puri Agung Ubud. Sekarang karya mereka bisa dilihat di Museum Puri Lukisan, Ubud

Pusat seni bali ada di ubud berbagai aneka barang dan kreasi seni ada di ubud dari lukisan, patung dan berkumpulnya para seniman tari semuanya ada di ubud. Ubud terkenal diantara para wisatawan mancanegara dan domestik karena lokasi ini terletak di antara sawah dan hutan yang terletak di antara jurang-jurang gunung yang membuat alam sangat indah serta sungai ayung yang masih alami.

Selain itu Ubud dikenal karena seni dan budaya yang berkembang sangat pesat dan maju. Denyut nadi kehidupan masyarakat Ubud tidak bisa dilepaskan dari seni.

Di sini banyak pula terdapat galeri-galeri seni, serta arena pertunjukan musik dan tari yang digelar setiap malam secara bergantian di segala penjuru desa. Serta sebuah pasar yang disebut dengan Pasar Seni Ubud.

Di Ubud terdapat sebuah sungai yang disebut dengan sungai ayung dimana sungai ini biasa dipakai sebagai tempat untuk melakukan aktivitas rafting

Ubud yang sebelumnya dikenal sebagai pusat seni bali saat ini telah berkembang dengan banyak didirikannya fasilitas wisata diantaranya hotel dan fasilitas wisata lainnya.

Jika anda Wisata ke bali sempatkan diri anda menginap semalam di Ubud dan pastikan liburan anda ke bali akan menyenangkan

Ubud memiliki kawasan wisata yang sangat beragam, dari wisata wana hingga wisata tirta tersebar di kawasan Ubud, di antaranya adalah:

Museum Puri Lukisan

Museum Puri Lukisan  (bernama lengkap Puri Lukisan Ratna Wartha Museum) adalah yang menjadi museum tempat dari berbagai koleksi kesenian budaya bali berupa lukisan dan hasil ukiran kayu dari tradisional sampai modern . Museum ini merupakan museum seni tertua di Bali yang menyimpan koleksi sejak tahun 1930 hingga saat ini. Museum ini menyimpak koleksi kesenian berbagai budaya Bali, termasuk Ubud, Sanur, Batuan, Young Artist, dan sekolah Keliki. Museum Puri Lukisan berada di Jalan Raya Ubud, Gianyar, dan berjarak sekitar 40 menit dari bandara Ngurah Rai.

Puri Agung Ubud

Puri Agung Ubud Krisnakusuma terletak tepat di jantung kota Ubud. Merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Ubud pada zaman dahulu, serta sebagai pusat kegiatan seni budaya dan adat, yang diadakan di tepat di depan puri. Puri Ubud masih memiliki tata ruang dan bangunan seperti aslinya yang dipertahankan. Di halaman depan, setelah pintu gerbang, yang disebut Ancak Saji terdapat zone. Bagi wisatawan, Disini seminggu sekali diadakan pertunjukan seni tari. Dan setiap hari, latihan gamelan dari berbagai kelompok seni musik yang ada di Ubud, dilaksanakan. Ubud sebagai sebuah desa yang berwawasan kesenian, Semua aktivitas seni semakin mengentalkan suasana.

Wanara Wana

Wanara Wana atau Hutan Kera atau lebih dikenal dengan Monkey Forest adalah kawasan hutan sakral yang terdapat di kawasan Ubud, tepatnya masuk ke dalam wilayah desa adat Padangtegal, Ubud. Di hutan ini terdapat sekawanan kera yang jumlahnya ratusan, yang telah menghuni kawasan ini selama ratusan tahun. Di kawasan ini terdapat pula Pura Dalem Padangtegal, yang didirikan pada awal abad ke-20. Pura tersebut memiliki arsitektur serta ornamen yang sangat kuno dan artistik. Anda juga bisa mencari mata air suci di bawah Patung Komodo yang tersembunyi, yg mana bila diminum, dipecaya dapat menyembuhkan segala jenis penyakit.

Museum Rudana dan Rudana Fine Art Gallery

Rudana Museum merupakan museum seni yang berlokasi di Ubud, Bali, yang didirikan oleh Nyoman Rudana, seorang kolektor lukisan yang juga duduk sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mewakili Provinsi Bali periode 2004 2009 dan diresmikan oleh Soeharto Presiden tanggal 26 December 1995. 400 buah lukisan dan patung hasil karya para seniman, baik dari Bali, seniman Indonesia di luar Bali maupun karya para seniman asing yang menjadikan Bali sebagai tempatnya berkarya Museum ini menyimpan lebih dari. Rudana Fine Art Gallery Berada dalam satu kompleks, berdiri yang didirikan pada tahun 1978 dan merupakan cikal bakal berdirinya Rudana Museum.

Arung Jeram (Rafting)

Di wilayah barat Ubud, terdapat Tukad (Kali) Ayung. Di sungai ini banyak aktivitas wisata tirta, di antaranya adalah arung jeram dan berkayak. Terdapat layanan ini beberapa jasa wisata tirta yang menawarkan. Selain wisata tirta, di sepanjang tebing pemandangan alam yang memikat Tukad Ayung juga memiliki, dan terdapat puluhan hotel berbintang.

Pasar Seni Ubud

Di kawasan Ubud terdapat Pasar Seni Ubud atau Ubud Art Market tempat yang menjual suvenir khas Bali. Tempat ini menjadi salah satu tujuan utama wisata Bali bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Produk segar seperti buah-buahan, sayuran, unggas dan makanan ringan lokal dapat dibeli dari pasar basah terletak di ruang bawah gedung tanah.

Photo Gallery Ubud Bali

Puri Saren Ubud Bali
Monkey forest Ubud Bali
Pasar Seni Ubud Bali
Galery Lukisan di Ubud Bali

Kami sangat senang menjadi yang terdepan dan menunjukkan atraksi yang Anda kunjungi, sehingga Anda juga dapat melihat tempat-tempat yang masih menjadi atraksi unik seperti tarian Bali, adat Bali, panorama Bali dan kerajinan lokal dengan harga yang murah di Bali. Dan Anda bisa mendesain tur atau wisata yang akan Anda kunjungi.

Jangan buang waktu Anda…

Segera hubungi kami hot line (WhatsApp): +(62) 81-2397-7705
E-mail: info @ sewabusbali.com untuk informasi lebih lanjut.

Scroll to Top